banner 728x250
Berita  

Operasi SAR Digelar, Nelayan Hilang di Laut Tanah Laut Belum Ditemukan

Koordinasi tim SAR gabungan di lapangan dalam upaya menemukan korban yang masih dalam pencarian.
banner 120x600
banner 468x60

Seputarkalsel.com, TANAH LAUT – Seorang nelayan muda dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026).

Korban diketahui bernama Amat (19), warga Muara Asam-asam. Saat kejadian, ia tengah melaut bersama rekan-rekannya menggunakan kapal nelayan KM Putra.

banner 325x300

Berdasarkan informasi yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 05.30 WITA. Saat itu, korban berada di bagian belakang kapal. Diduga kehilangan keseimbangan, korban terjatuh ke laut dan tenggelam. Rekan-rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban dengan cepat hilang dari pandangan.

Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian. Tim dari Pos SAR Kotabaru diberangkatkan sekitar pukul 13.50 WITA menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 70 mil laut.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Kotabaru, Lanal Muara Kintap, Polairud Tanah Laut, Polsek Kintap, serta bantuan nelayan setempat. Tim juga dilengkapi peralatan pencarian seperti Aqua Eye, perlengkapan selam, hingga perangkat komunikasi satelit untuk mendukung koordinasi di lapangan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya fokus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian pada hari pertama pencarian.

“Kami telah memberangkatkan tim rescue terdekat untuk melakukan upaya pencarian. Saat ini korban masih dalam status pencarian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kendala utama di lapangan adalah keterbatasan jaringan komunikasi. Untuk itu, tim menggunakan perangkat satelit agar koordinasi tetap berjalan lancar.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami mengingatkan agar selalu menggunakan alat keselamatan seperti life jacket, terutama saat berada di area berisiko,” tegasnya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian di perairan Muara Kintap. Basarnas memastikan upaya pencarian akan dilakukan secara maksimal sembari terus memantau perkembangan di lapangan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *