banner 728x250

Inflasi Capai 3,62 Persen, Wali Kota Yamin Turun Langsung Gelar Pasar Murah

Petugas melayani warga yang membeli paket sembako bersubsidi pada kegiatan Pasar Murah di RTH Taman Muara Kelayan.
banner 120x600
banner 468x60

Seputarkalsel.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali menggelar Pasar Murah bersubsidi sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah ancaman inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Muara Kelayan, Senin (11/5/2026), itu disambut antusias masyarakat sejak pagi hari.

banner 325x300

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin hadir langsung membuka kegiatan tersebut, menegaskan pasar murah bukan sekadar agenda rutin pemerintah, melainkan bentuk intervensi nyata untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Pemerintah ingin masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terlalu terbebani kenaikan harga di pasaran,” ujarnya.

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah unsur perangkat daerah, distributor pangan, pelaku usaha, stakeholder pengendalian inflasi, hingga warga Kota Banjarmasin yang memadati area pasar murah untuk mendapatkan bahan pokok bersubsidi.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan sebanyak 1.000 paket sembako yang terdiri dari gula pasir dua kilogram dan minyak goreng dua liter.

Adapun setiap paket mendapat subsidi Rp24 ribu sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp51 ribu dari harga normal.

Selain paket sembako, masyarakat juga dapat membeli beras SPHP dan beras premium dengan harga di bawah pasaran.

“Langkah ini mampu membantu mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi saat Idul Adha,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, inflasi pada April 2026 tercatat mencapai 3,62 persen.

Kondisi itu dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah apabila tidak segera diantisipasi.

“Karena itu, Pemko Banjarmasin terus memperkuat pengawasan distribusi pangan dan menjaga ketersediaan pasokan di pasaran,” jelasnya.

Pemerintah menilai pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan harga barang, tetapi juga kelancaran distribusi serta kestabilan stok kebutuhan pokok.

“Seluruh perangkat daerah terkait diminta aktif melakukan langkah pengendalian inflasi secara berkelanjutan,” bebernya.

Menurutnya, stabilitas harga pangan menjadi faktor penting untuk menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap aman.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui program yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” tukasnya.

Melalui pasar murah bersubsidi tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap masyarakat dapat lebih tenang menghadapi dinamika ekonomi dan kenaikan harga menjelang momentum hari besar keagamaan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *